Pengembara Tua & Anaknya


Seorang pengembara tua berkata pada anaknya:

“Ayo nak, ayo! Fokus.. Fokus! Perjalanan kita masih panjang. Nikmati perjalanannya. Simpan dulu egomu, tetap senyumkan diri”

“Coba nak perhatikan sejenak, ada burung yg sedang memberi makan anaknya diatas ranting pohon yang terlihat kering itu.. Lalu lihat itu disebelah sana, ada keluarga kera yg sedang bermain dibalik pohon yang daunnya berguguran itu.. Lihatlah elang yang berputar-putar diatas angkasa yang luas itu, dia sedang mencari makan untuk keluarganya. Dan lihat ulat kepompong yang ada didahan layu itu, dia nanti akan berubah menjadi kupu-kupu yang indah”

Elang diatas pegunungan Slamet/Eagle at Slamet Mountain (Purbalingga – Middle Java, Indonesia)

Dan pengembara tua itu berkata:“Nak, mereka makhluk yang terlihat kecil. Tapi mereka mencoba untuk tetap menjalani kehidupan mereka dengan kondisi apapun. Mereka telah menjadi sesuatu yang berarti bagi dunia mereka. Mereka tidak menawar, tapi mereka beradaptasi. Rendahkan dirimu nak”

Menanti Sunrise di Pananjakan/Wait for The Sunrise at Pananjakan (Bromo – East Java, Indonesia)

Oleh: Haryo B. Suryaningprang
Dibuat: 10:30 AM (04/11/2011)
Diiringi oleh nada-nada musik tradisional Bali

Write Your Messages

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s