Semangat Burangrang


Ketika dalam keadaan istirahat sejenak disaat pendakian Gunung Burangrang akhir pekan lalu. Seorang teman perjalanan saya selama ini, memutuskan untuk memainkan sebuah lagu dari seorang musisi Indonesia melalui media telepon genggamnya. Seketika disaat lagu itu dimainkan, langsung terasa lirik-liriknya kedalam perasaan saya. Entah kenapa, lagu dengan lirik sederhana ini begitu kental pesannya. Sesaat itu, saya langsung teringat dalam benak saya akan sebuah hadits dari seorang petualang terbesar sepanjang zaman, yaitu Nabi Muhammad SAW.

“Tak ada seorang muslim yang menanam pohon, kecuali sesuatu yang dimakan dari tanaman itu akan menjadi sedekah baginya, dan yang dicuri akan menjadi sedekah. Apa saja yang dimakan oleh binatang buas darinya, maka sesuatu (yang dimakan) itu akan menjadi sedekah baginya. Apapun yang dimakan oleh burung darinya, maka hal itu akan menjadi sedekah baginya. Tak ada seorangpun yang mengurangi, kecuali itu akan menjadi sedekah baginya.” [HR. Muslim]

Dan ketika malam di tempat kita buka tenda bersama, dekat puncak gunung Burangrang. Ada diskusi-diskusi menarik yang muncul. Pemikiran sederhana tapi fokus, ketika teman saya itu mengucapkan kalimat yang dia dapat dari sebuah kalimat seorang warga asing dari Jerman yang turut membantu masalah sosial yang ada di negeri ini, yaitu: “Satu Saja Sudah Cukup”.

Ya, satu saja sudah cukup.

Ketika kami menghirup udara segar Burangrang. Ketika kami berbicara di bawah pohon gunung Burangrang. Pendakian Burangrang ini kembali memberikan satu pesan (ilmu) tersendiri yang bisa saya tangkap.

Berikut ini lirik lagu sederhana yang begitu kental terasa oleh saya pada saat “Fun Hiking Burangrang”.

Iwan Fals – Tanam Siram

Tanam tanam tanam kita menanam..
Tanam pohon kehidupan..
Kita tanam masa depan

Tanam tanam tanam kita menanam.. Jangan lupa disiram..
Yang sudah kita tanam

Siram siram siram yo kita siram..
Apa yang kita tanam..
Ya mesti kita siram

Tanam tanam pohon kehidupan.. Siram siram sirami dengan sayang
Tanam tanam tanam masa depan.. Benalu benalu kita bersihkan

Biarkan anak cucu kita belajar dibawah pohon
Biarkan anak cucu kita menghirup udara segar
Biarkan mereka tumbuh bersama hijaunya daun
Jangan biarkan mereka mati dimakan hama kehidupan

Tanam tanam tanam … siram
Tanam tanam tanam … oi
Tanam tanam tanam … siram
Tanam tanam tanam

Lagu dari salah satu musisi Indonesia ini hanya sepenggal kisah sepanjang pendakian Burangrang. Begitu juga hadits Nabi Muhammad yang muncul didalam benak saya saat pendakian berlangsung.

Tim Burangrang (Foto: Agus Purwantoro)

Semangat Burangrang:
Bisa saja hilang ditiup angin dalam sekejap.
Ataupun bisa terus tumbuh hingga masih dapat dirasakan oleh anak cucu kita.

Ramai-ramai euforia EURO 2012
Tim kesayangan terus melaju
Semifinal melaju dan berharap masuk final.
Seumpama kamu kamu adalah pemain tim tersebut.
Dan bola ada di kaki kamu sekarang?
Apa yang akan kamu lakukan?

Jakarta, 27 Juni 2012
HB Suryaningprang

Write Your Messages

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s