Gol Kemenangan. Gol Kehidupan


Bilal Arka Suryaningprang

Berteriaklah. Bersuka-citalah. Menangislah. Berjingkraklah. Berdirilah. Seakan engkau menyaksikan tim yang kau bela berada di partai final.

Gol demi gol pun tercipta di partai final itu. Namun, gol kemenangan belum tercipta hingga batas waktu yang ditentukan. Engkau pun menanti.

Sebagai pendukung tim yang kau bela di partai final itu. Lalu apa yang akan engkau lakukan? Dan apa yang engkau rasakan disaat seperti itu.

Engkau bisa menoleh kedepan dan kebelakang. Dan engkau pun mampu memperhatikan apa yang ada sekitarmu saat itu.

Tapi apa yang bisa engkau lakukan. Sebagai dirimu bukan sebagai diri orang lain. Dan ingat, waktu pun terus tenggelam dalam penglihatanmu.

Bersegeralah kumpulkan energi yang ada didalam dirimu. Segeralah kumpulkan semangat yang ada didalam dirimu. Dan lihatlah ujian sang waktu.

Waktu pun semakin sedikit. Tim yang engkau bela tak sekalipun melihat bayangan kemenangan. Lalu, apa yang akan engkau lakukan?

Sudahkah kau mengukur energi & semangat dalam dirimu. Sudahkah energi itu terkumpul? Sudahkah semangat itu terkumpul?

Engkau tidak bisa menunggu lagi dan engkau tidak perlu mengetahui seluruhnya. Lihat tim yang kamu bela disana. Lihatlah sekarang. Segera.

Sekarang lihatlah tanganmu, kepalkanlah. Dan lihatlah energi dan semangat yang mulai terasa dalam dirimu. Sekarang, luapkanlah semua itu

Berteriaklah engkau.. Seakan itu adalah suara terbesar diantara puluhan ribu suara yang akan terdengar oleh mereka.

Teruslah kau berteriak didalam stadion riuh itu. Seberapa besar kekuatan didalam dirimu? Maka teruslah berteriak hingga batas waktu yang ada.

Dan waktu pun semakin hilang. Namun, engkau terus berteriak mendukung. Dan terkadang engkau memejamkan mata dalam melakukannya.

GOL. GOL. Suara didalam stadion bergema dengan suara GOL. Matamu pun terbuka kembali. Engkau pun segera menoleh ke arah terciptanya gol.

Gol kemenangan siapa itu?

Engkau sejenak menghentikan teriakan yang terus kau lakukan. Untuk melihat para pemain yang sedang melakukan selebrasi gol tersebut.

Gol kemenangan untuk siapakah itu? Apakah untuk tim yang engkau bela?

Dan secara tiba-tiba, ada tetesan air yang keluar dari matamu. Dan secara tiba-tiba, engkau pun kembali berteriak dengan suara serakmu kini.

GOL. GOL! Dan engkau pun berteriak panjang GOL bersanding dengan puluhan ribu suara didalam stadion. Tim yang engkau bela meraih kemenangan.

Dan engkau pun tak menghentikan teriakan penuh energi dan semangat meskipun waktu yang ditentukan telah berakhir.

Maka, Berteriaklah. Bersukacitalah. Menangislah. Berjingkraklah. Berdirilah. Seakan batas kalah dan menang ada ditanganmu.

HBS, 19.08.2013

Write Your Messages

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s